Chord Gitar

Menu

“Parah” Radja dibajak Inul Vizta

[edit lirik]
Kabar hangat datang dari grub band Radja “Parah” single terbarunya dibajak oleh tempat karoke Inul Vizta. Sang vokalis, Ian mengatakan outlet karaoke yang tersebar di seluruh kota di Indonesia itu pernah melakukan pelanggaran hak cipta tapi dalam konteks yang berbeda. Dan sekarang lagu yang belum dipublish dan didaftarkan kepada lembaga hak cipta itu justru sudah muncul di daftar lagu-lagu Inul Vizta.

Ian (vokalis) dan Moldy (gitar) mengatakan membuat sebuah lagu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka menyesalkan pihak manajemen karaoke yang dimiliki oleh Inul Daratista itu merusak musik yang sudah dibuatnya.

"Saya dan Moldy membuat lagu itu sangat susah. Konteks pelecehan itu adalah soundnya beda. Dan audio visualnya beda," ujar Ian saat jumpa pers di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2013).

"Kalo dia pamit ke kita, kita bakal kasih yang bagus," timpal Moldy.


Dengan adanya pembajakan ini, Radja yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Yanuar Bagus Sasmito, memberikan somasi terhadap manajemen rumah karoke inul vizta. Ia mengatakan jika kliennya mengalami kerugian yang cukup besar.

"Kerugian imateril, berkaitan dengan materi lagu. Itikad baik itu seperti Inul datang ke Ian dan Radja untuk duduk baik-baik," saran Yanuar.

Diakui Ian, dengan adanya kejadian ini bandnya mengalami kerugian senilai Rp 4 miliar. Pasalnya lagu "Parah" ini akan menjadi lagu yang dipromosikan saat menjual album baru Radja.

"Jujur-jujuran ada statement Rp 4 miliar untuk album ini dengan hits "Parah"," ungkap Ian.

Dengan adanya masalah ini, pihak Radja siap mensomasi manajemen Inul Vizta dan mengancamnya dengan pasal 72 tentang Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

"Kenal pasal 72. Dendanya Rp 5 milyar dan tuhuh tahun penjara. Itu terbukti semuanya jelas. Kita mensurvei dari karaoke Inul, lagu kami di bajak. Jelas," jelas Yanuar. (Editor: tia)

Sumber: okezone, liputan6